One Stop Wedding Services.

Ada Beberapa Pilihan Yang Baik Untuk Anda, Silahkan Menentukan Pilihan Yang Terbaik.
Latar Foto Blog

Friday, January 10, 2020


Top 5 Masakan Tradisional dan Resepnya.

Tedapat banyak masakan tradisional di Indonesia sesuai asal daerahnya. Indonesia memiliki makanan tradisional yang beranekaragam. Karena terdiri dari banyak provinsi dan di setiap provinsi memiliki makanan khas dari daerah. Makanan tradisional begitu kaya akan rasa, warna, dan sejarah. Masakan Indonesia memang patut dibanggakan.

Dari banyak menu kuliner tradisional yang ada, berikut ini Top 5 Masakan Tradisional yang patut anda coba:

1. Arsik Ikan Mas.

2. Tenggiri Woku.

3. Mie Aceh.

4. Sate Lilit.

5. Yangko.



Indonesia kaya dengan makanan tradisi. Dari Sabang sampai Merauke, tiap-tiap daerah memiliki kuliner dan cita rasa tersendiri. Bisa jadi satu daerah memiliki kuliner yang sama, namun cita rasanya pasti berbeda.

Berikut ini selengkapnya Top 5 Masakan Tradisional dan Resepnya.

1. Arsik Ikan Mas.



Arsik ikan mas salah satu masakan khas Tapanuli. Bahkan menu yang satu ini dianggap wajid dan selalu ada di acara adat baik acara adat perkawinan dan kematian.

Pertama siapkan kuali yg agak gede,dan susun sereh dibawah lalu kacang panjang,setengah kincung tadi juga bawang batak.

Yang akan Anda perlukan.

Bumbu yg dihaluskan

  • 3 cm jahe.
  • 100 gr kacang panjang,kalo ada bsa dipakai, tp saya gk ada.
  • Secukupnya garam.
  • 100 gram Bawang batak,bersihkan akar dan daun yg kering aja,
  • 10 buah asam cikala geprek biar kluar rasanya.
  • 6 buah kincung potong" serong.
  • 5 buah daun jeruk buang tulangnya.
  • 15 buah cabe merah
  • 10 buah batang kincung muda,belah tengah sebesar kacang panjang.
  • 1 kg ikan mas potong sesuai selera jgn buang sisiknya ya.
  • 6 buah kemiri.
  • 2 ruas kunyit 6 cm.
  • 2 buah asam kandis/asam potong.
  • 13 buah bawang merah.
  • 10 buah cabe rawit.
  • 6 buah serai geprek dan simpul.
  • 3 cm lengkuas.
  • 10 buah bawang putih.
  • 100 gr atw segenggam padat andaliman.
  • 2 liter air.
.

Langkah-langkah:

Cuci bersih ikan mas, potong sesuai selera.
Haluskan : Cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, kunyit, jahe, lengkuas, andaliman, dan kemiri dengan sedikit air. Diulek lebih baik.
Keprek serai dan asam cekala
Potong-potong kacang panjang sekitar 5 Cm
Bersihkan bawang batak dari daun-daunan yg kering, biarkan panjang-panjang
Susun di wajan mulai serai, asam cekala, bawang batak, kecombrang dan kacang panjang
Lalu taruh diatasnya ikan mas yg sudah dipotong-potong dan bumbu halus
Tambahkan air hingga ikan terendam. Tambahkan garam sesuai selera.
Masak hingga airnya hampir kering
Setelah airnya hampir kering, angkat dan sajikan. Arsik semakin enak bila dipanasi keesokan harinya. Bumbunya semakin meresap.

Sumber: https://cookpad.com/id/resep/2338455-arsik-ikan-mas

2. Tenggiri Woku.

.
Manado merupakan salah satu kota yang mendapat julukan surganya kuliner. Pasalnya di Manado ditemui berbagi makanan khas dengan rasa pedas bumbu yang menggoda selera. Biasanya makanan khas Manado lekat dengan menu berbahan dasar ikan laut segar. Menado adalah surga kuliner hasil laut. Salah satunya adalah Tenggiri Ikan Woku. Bahan-bahan:
  • - 7 potong ikan tenggiri
  • 1 sdm air jeruk nipis
  • 6 lembar daun jeruk
  • 1 lembar daun pandan, simpul
  • 1 tomat potong-potong
  • 1 lembar daun kunyit muda, iris halus
  • 3 batang daun bawang iris kasar
  • 1 batang serai memarkan
  • 10 butir cabai rawit merah utuh
  • 3 genggam kemangi
  • garam
  • gula
  • air secukupnya
Bumbu halus:
  • - 10 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 5 cabai merah kriting
  • 10 cabai rawit merah
  • 1 seruas jempol jahe
  • 1 ruas kunyit

Cara memasak Tenggiri Woku.

- Bersikah ikan, balur jeruk nipis, garam. Goreng sebentar saja

- Tumis bumbu halus, serai, daun jeruk, kunyit, bawang, pandan, dan cabai rawit utuh hingga harum

- Masukkan ikan, aduk rata, tambah tomat, garam, gula, dan air

- Masak sampai bumbu meresap, cicipi rasa. Sesaat sebelum diangkat beri kemangi.

- Aduk sebentar saja, kemudian angkat dan sajikan.

Sumber: https://brilicious.brilio.net/

3. Mie Aceh.

Salah satu ikon makanan khas Aceh yang paling tersohor adalah Mie Aceh. Disajikan dalam dua varian, yaitu digoreng dan juga menggunakan kuah, kuliner tradisional Aceh ini dilengkapi dengan berbagai pilihan topping mulai dari Kepiting, Daging sapi, dan juga seafood. Mie Aceh cocok untuk menu catering pernikahan dan disajikan di dalam Menu Pondokan.

Bahan-bahan.
  • 200 g daging kambing
  • 750 ml air
  • 1 lembar daun salam
  • 300 g mie basah (mi hokkien), seduh dengan air panas, tiriskan
  • 4 siung bawang putih, iris tipis
  • 3 butir bawang merah, iris tipis
  • 1 buah tomat, potong-potong
  • 300 ml kaldu sapi
  • 50 g taoge, siangi
  • 50 g kol, iris tipis
  • 1 ½ sdm Kecap Manis Bango
  • ½ sdm garam
  • 1 sdt gula pasir
  • ½ sdt cuka
  • 1 batang daun bawang, potong 1 cm
  • 3 sdm minyak, untuk menumis
  • Bumbu halus
  • 6 butir bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • 4 buah cabai merah, buang bijinya 2 cm kunyit, dibakar
  • 1 butir kapulaga
  • ¼ sdt jintan
  • ½ sdt merica bubuk putih
Acar Mentimun, aduk rata.
  • 3 buah mentimun, dibuang bijinya, potong kecil-kecil
  • 1 sdt gula pasir
  • 1 sdt cuka
  • ½ sdt garam
Bahan Pelengkap Hidangan:
  • 100 g emping siap santap
  • 2 sdm bawang merah goreng

Cara Memasak:

Rebus daging kambing, air, dan daun salam. Setelah daging kambing matang, buang airnya. Potong dadu 2 cm. Sisihkan.
Tumis bawang putih, bawang merah, dan bumbu haluskan hingga harum. Tambahkan daging kambing, aduk rata.
Tambahkan tomat, taoge, dan kol. Masak hingga layu.
Masukkan kecap manis, garam, gula pasir, kaldu sapi, dan cuka. Masak hingga bumbu meresap.
Masukkan mi, aduk rata. Lanjutkan memasak hingga matang. Taburi dengan daun bawang, aduk.
Tata Mie Aceh di atas piring saji. Sajikan bersama dengan acar mentimun, emping, dan taburi dengan bawang merah goreng.

Sumber: https://www.bango.co.id

4. Sate Lilit.

Kepopuleran hidangan yang satu ini sudah tidak perlu dipertanyakan. Berbahan dasar ikan tenggiri, sate lilit punya ciri khas batang serai yang dijadikan tusukannya. Ini buat aroma sate lilit jadi lebih wangi dan menggugah selera.

Ya, sate ala Bali yang satu ini memiliki bahan dasar daging ikan yang dicampur dengan parutan kelapa, aneka bumbu dan rempah, lalu dililitkan ke tusukan bambu tipis untuk kemudian dibakar hingga matang. Jika tak ada tusukan bambu, anda bisa menggantinya dengan batang serai, yang juga akan menambah kenikmatannya. Daging fillet yang biasa digunakan berasal dari ikan tuna. Namun anda bisa menggantinya dengan ikan berdaging putih lainnya seperti tenggiri, gurame atau fillet ikan dori yang saat ini mudah sekali didapatkan.

Bahan-bahan:
  • Daging fillet ikan tuna - 300 gram
  • Santan kental - 50 ml
  • Kelapa parut - 50 gram
  • Serai, memarkan - 1 batang
  • Daun salam - 2 lembar
  • Tusukan bumbu pipih atau batang serai untuk sate - secukupnya
Bumbu Halus:
  • Cabe merah keriting - 3 buah
  • Bawang merah - 5 siung
  • Bawang putih - 3 siung
  • Jahe - 1 ruas jari
  • Terasi, bakar - 1 sdt
  • Daun jeruk, buang tulang daunnya - 1 lembar
  • Kunyit - 2 cm
  • Kemiri, sangrai - 2 butir
  • Garam - 1 sdt
  • Gula merah - 1/2 sdt
  • Minyak goreng - 1 sdm

Langkah-langkah:

Tumis bumbu halus sampai wangi. Masukkan serai dan daun salam, tumis kembali. Matikan api, dinginkan.
Haluskan daging ikan, santan, dan kelapa parut menggunakan blender/food processor/chopper.
Campur adonan ikan dengan bumbu halus. Aduk rata.
Ambil adonan secukupnya, kepal-kepal lalu rekatkan pada tusukan sate atau batang serai hingga setengah tinggi tusukan. Lakukan hingga semua adonan habis.
Panggang sate di grill pan atau wajan datar hingga matang dan berwarna kecoklatan.
Siap disajikan. TIPS
  • Bila menggunakan batang serai sebagai tusukan sate, memarkan sedikit bagian putihnya agar adonan mudah melekat dan lebih wangi.
  • Sebelum direkatkan ke tusukan sate, simpan adonan dalam kulkas selama 30 menit, agar adonan mengental dan mudah dikepal.
  • Daging ikan bisa diganti dengan ayam, sesuai selera.
  • Sajikan bersama sambal matah agar lebih nikmat.
Sumber: https://resepkoki.id

5. Yangko.

Ada juga makanan khas Jogjakarta yang bernama Yangko. Yangko adalah makanan khas Jogja yang yang terbuat dari tepung ketan. Berbentuk kotak dengan baluran tepung ketan, makanan khas Jogja ini memiliki tekstur kenyal dan rasa yang manis. Yangko berisi campuran cincangan kacang , seperti kue moci asal Jepang. Hanya bedanya, moci lebih lembek dan lebih kenyal dibandingkan Yangko.

Bahan-bahan:
  • 600 g beras ketan putih.
  • 400 ml air, untuk merebus.
  • 150 g gula pasir.
  • 3 lembar daun pandan, buat simpul.
  • ¼ sdt garam.
  • Pewarna hijau muda, secukupnya.
Isi:
  • 50 g kacang tanah kupas.
Pelapis:
100 g tepung beras ketan putih

Cara membuat:

Rendam beras ketan semalaman. Tiriskan. Jemur di bawah sinar matahari hingga kering. Haluskan menggunakan grinder. Ayak. Sangrai di atas api kecil. Angkat. Sisihkan 100 g untuk taburan.
Masak air, gula, pandan, dan garam di atas api sedang sambil diaduk hingga mendidih dan gula larut. Kecilkan api, tambahkan tepung ketan sangria secara bertahap sambil diaduk hingga adonan mengental. Beri pewarna, aduk rata. Angkat.
Tuang adonan ke dalam Loyang persegi 18 x 15 x 3 cm yang dialasi plastik dan diolesi dengan minyak. Diamkan hingga tidak panas. Keluarkan.
Belah adonan melintang menjadi 2 bagian. Ambil 1 bagian, taburi dengan bahan isi. Tumpuk dengan sisa potongan adonan. Taburi permukaannya dengan 1 sdm tepung ketan.
Potong-potong yangko bentuk kotak 2 cm. Gulingkan ke sisa tepung, sajikan.

Sumber: https://www.femina.co.id

Selamat mencoba.